Rabu, 30 November 2011
PM...oh PM..
Rabu, 14 September 2011
Jasamu Takkan ku Lupakan...
Kenangan lalu kembali menusuk kalbu,
Di saat aku bersendirian,
Ia datang tanpa diundang,
Getaran jiwa semakin melaju,
Terusik hati yang sedang hampir sembuh.
Semakin menghimpit diri,
Menggigit setiap cebis jiwa,
Memaksa aku tersungkur,
Dalam kepenatan aku betanya,
Mampukah aku terus berjuang?
Merangkakkah aku dalam kegelapan?
Mampukah aku terus berbicara?
Impian digapai belum pasti tergenggam,
Terlepaskah atau bisa ku pegang.
Rabu, 13 April 2011
Kesempitan Dalam Membuat Keputusan
Payah. Susah. Rumit. Celarunya sebuah hidup. ya, biarpun sedemikian segalanya harus kita tempuhi.Tiada siapa yang mahu hadir dalam kehidupan seseorang untuk dibenci, dimusuhi malah untuk didendami. Tapi bila kejadian ini terjadi, harus terima segalanya dengan redha dan ikhlas.Pertamanya…..dan selamanya kesyukuran dipanjatkan kepada Allah Tuhan semesta alam. Yang telah menyusun segala-galanya dengan teratur dan penuh dengan kesempurnaan tetapi tangan-tangan manusialah yang menghancurkannya dan juga sering mengambil jalan bermusuh-musuhan di atas muka bumi ini. Ya ALLAH, ya Rahman Tuhan yang Maha Pemurah, Engkau mengetahui apa yang tersingkap dan apa yang tersirat. Engkau lebih mengetahui apa yang tersembunyi di setiap sudut dan sanubari hamba-hambaMU. Wahai Tuhan yang memberikan daya dan kuasa kepada hamba-hamba yang lemah sehingga hamba-hambaMU terkadang begitu angkuh dengan daya yang ada pada mereka hingga terlupa akan kekuasaan yang lebih agung. Ya Rahim, Tuhan yang memberikan rezeki yang melimpah-limpah sehingga ada hamba-hambaMU yang tidak pandai bersyukur bahkan tidak pernah puas dengan apa yang telah dimiliki sedangkan tiada suatupun milik mereka. Semuanya adalah milikMU semuanya. Ya Tuhan, yang memperjalankan aturan seluruh cakerawala dengan penuh kebijaksanaan dan di situlah akan ditemui kehebatan dan keagunganMU pada setiap penciptaan yang ada.
Hamba merintih ya ALLAH, pada setiap kekurangan hamba. Pada setiap kekhilafan yang telah hamba lakukan dalam sedar mahupun tidak. Hamba sentiasa ingin kembali padaMU ya ALLAH. Setelah hamba renungkan betapa jauhnya hamba ini……dekatkan hamba padaMU, pada jalanMU, pada mereka-mereka yang mencintaiMU. Jauhkan hamba daripada mereka-mereka yang jauh denganMU, yang sentiasa mencuba untuk menyesatkan hamba-hambaMU. Ya Karim, Tuhan yang Maha Agung, dengarkanlah rintihan hamba ini. Biar sekuat manapun cubaan yang Engkau berikan kentalkan jiwa hamba, kembalikan hamba dalam redhaMU.
Dan hamba pohon ya ALLAH lapangkan hati hamba dalam menghadapi segala cubaan di dunia ini. Kuatkan kaki hamba dalam melangkah. Jauhkan hati hamba daripada sikap berkeluh kesah. Hamba pohon agar tidak dibiarkan sesaat dalam hamba menentukan jalan hidup ini…….
Sabtu, 26 Februari 2011
KELETIHAN DALAM KEPUASAN...
Baru beberapa jam melangkah keluar dari Darul Quran,saya mendapat satu panggilan dari seseorang.
Assalammualaikum Afiqah" apa habaq?
saya: Wa'alaikumsalam...Alhamdulillah sihat..
????: Mlalm ni free x? nak minta afiqah handle usrah remaja boleh?
Saya: hummm...saya nak bertolak balik kedah malam ni..
????: Tolong la..tak da orang yang nak bagi pengisian ni.
Saya: ok insyaallah, saya cuba cancel balik kedah..tapi kena kol mak di kampung dulu,takut mak tak izin..
????: Ok thanks Afiqah..
Kadang-kadang terasa penat...
kadang rasa tersepit dengan aulawiyat, macam mana masa dengan Mak Ayah, sepatutnya...
""time ni dengan mak ayah"'
"'" time ni masa untuk diri""
"'''Time ni waktu bersama Adik2""'
Kadang merancang lain jadi lain,tantetif masa untuk menguruskan urusan harian banyak yang berubah tanpa disedari..
alhamdulillah...dalam keletihan Allah memberikan secebis ruang untukku bermuhasabah..
ku panjatkan kesyukuran.
walaupun terasa penat tapi semangat tak pernah pudar..
begitulah hidup seorang pejuang...
Ya Allah.. Ya Rahman..sesungguhnya aku tak mampu untuk teruskan perjuangan ini tanpa keberkatan dan kasih sayangmu...
Ya Allah...Ya Rahim.. kurniakanlah kami keberkatan mu..
Ya Allah...sesungguhnya aku tak mampu untuk memimpin diriku dari segala godaan syaitan dan tipu daya dunia..
Ya Allah..Pimpinlah Daku untuk memimpin umat nabiku Muhammad S.A.W
Sabtu, 1 Januari 2011
Ketika diperjalanan....

Allah yang maha agung, maha menatap, maha mendengar, maha memperhatikan, Dia tahu apa yang kita lakukan
Tidak satupun lirikan mata yang luput dari pengetahuan Allah
Tidak ada satu katapun yang terucap yang tidak didengar oleh pendengaran Allah yang maha mendengar
Saat ini kita dihargai orang lain, teman, orang tua sesungguhnya bukan kemuliaan yang kita miliki melainkan karena Allah yang masih menutupi aib kita
Wahai saudaraku sekalian, sesungguhnya kian lama kia dekat dengan kepulangan kita
Kain kafan akan ada saatnya akan dibungkuskan ke badan kita
Alangkah beruntungnya jikalau kematian datang kita benar benar sudah siap
Dosa sudah diampuni oleh Allah, badan kita terbasuh air wudhu
Alangkah indahnya jikalau malaikat maut menjemput dengan paras yang teramat indah
Kening kita usai berwujud, lisan kita sedang lirih menyebut nama Allah
Keringat kita sedang bersimbah berjuang dijalan Allah
Alangkah indahnya jikalau kematian datang orang tua ridho kepada kita,
orang orang yang kita sakiti sudah memaafkan tidak ada hutang piutang
Alangkah indahnya jikalau kematian datang air mata kita sedang menetes ingat dan rindu kepada Allah
Kita lepas ajal kita dengan kemuliaan dengan khusnul khotimah
Tapi alangkah banyaknya orang orang yang mati dengan keadaan sebaliknya
Mati dalam keadaan dosa
Mati di tempat zina
Mati dikutuk dan dilaknat orang tua
Mati dengan berselimut harta haram
Wahai saudaraku, hidup di dunia hanya sebentar, Allah yang menciptakan kita memilih kita menjadi manusia,
bukan menjadi hewan atau tumbuh tumbuhan
Diantara bermilliaran manusia, kita ditakdirkan menjadi orang islam
Betapa banyaknya manusia yang tidak mengenal islam
Diantara begitu banyak orang islam banyak yang tidak mengenal sujud dan tausiah, Allhamdullilah
Kening ini sering diberi kesempatan untuk bersujud, Allhamdullilah
Otak kita dibuat cerdas tidak menjadi orang yang hilang ingatan
Allah memberi mata kepada kita sehingga kita bisa melihat indahnya alam
Kita diberi telinga yang dapat mendengar dengan jelas mendengar suara adzan, mendengar suara bayi
yang menangis & dapat menerima ilmu, Allhamdullilah
Padahal mudah bagi Allah untuk mengambil telinga ini mudah bagi Allah untuk menghendaki dunia ini menjadi sepi seketika
Allah memberikan kita lidah yang bisa bersuara walaupum Allah tahu betapa banyak dusta yang kita ucapkan,
betapa banyalk fitnah yang kita sebar dari mulut kita
Allah maha tahu perasaan yang tercabik akibat lisan kita
Tapi Allah masih memberikan kesempatan untuk menyebut namanya
Dituntun untuk bisa istigfar padahal mudah bagi Allah untuk menjadikan
mulut ini tidak bersuara
Allah maha tahu bagaimana kita riya dengan tubuh ini,
memamerkan tubuh kita sehingga orang lain tergelincir
Atau kita sering kecewa mengutuk tubuh ini
Allah maha tahu betapa kening ini betapapun bersujud jarang khusu ingat kepada Allah
Allah maha tahu keadaan hati kita yang petantang petenteng, sombong, merasa hebat padahal yang
kita sombongkan adalah titipan Allah
Andaikan hari ini malaikat maut berada dihadapan kita,
bekal yang mana yang bisa kita bawa pulang ?
bukanlah kita pasti mati ?
Bukannya semua akan diperhitungkan, mau pulang kemana ?
Saudara saudaraku bukanlah kita ingin pulang kepada Allah ?
Kita sering meminta surga tapi amalan kita amalan neraka, kita sering meminta selamat tetapi perbuatan kita celaka
Kepada orang tua kita sering durhaka, berbulan bulan kita menghisap darahnya dalam kandungan
Berdiri sulit, berbaring sulit, Kita terlahir bersimbah darah, dua tahun kita hisap air susunya
Belasan tahun kita hisap keringat dan tenaganya
Berapa banyak kata - kata kita mengirisnya, berapa banyak sorot mata kita menghujam melukai perasaannya
berapa kali kita memalingkan wajah dengan ketus kepadanya
Berapa kali kita menghardik dan mendustakannya, padahal amalan yang dicintai Allah adalah doa kita kepada orang tua
Saudaraku, durhaka kepada orang tua didahulukan sisanya di dunia
Mungkin orang tua kita berlumur keringat dan dosa karena ingin melihat kita berbahagia ,
agar kita bisa makan, agar kita punya sepatu, agar kita dihargai teman teman
Mereka membanting tulang memeras keringat, kadang mengabaikan sujud dan sholat mereka
KEMATIANKU .....
Wahai saudaraku apabila malam ini malaikat maut menghampiri kita maka sholat kita hari ini adalah sholat terakhir kita
Wahai saudaraku, ingatlah satu desah nafas adalah satu langkah menuju kubur kita
Semakin hari sesungguhnya kita semakin dekat degan kematian kita
Kematian bukan hanya milik orang lain tapi juga milik kita
Ingatlah bahwa ajal dapat menjemput kita dimana saja mungkin dikala tidur,
dikala berjalan. Ingatlah bahwa ajal tidak bisa diduga
Wahai saudara saudaraku, kita pasti akan mati dan kita pasti akan mempertanggung jawabkan apapun yg kita lakukan
Tidak ada sedikit pun yg kita lakukan akan kembali kepada kita sendiri
Allah melihat persis apa yg kita lakukan tidak ada yg tersembunyi
Siapkah kita andaikata malaikat maut menjemput kita hari ini ?
Ingatlah pada syarakatul maut adalah saat yg sangat pahit
Kita sering melihat bagaimana hewan kurban yg tidak punya dosa,
Allah memperlihatkan kepada kita pahit nya saat ajal memisah dari tubuh kita mata terbeliak lidah menjulur,
badan menggelepar glepar sesungguhnya kitapun akan demikian
Walaupun tampak tenang sesungguhnya pahit kecuali Bagi orang orang yang merindukan Allah
Andaikata kita sudah mati tidak ada lagi yang bisa menolong , harta harta kita yang mati matian kita kumpulkan
tak bisa kita bawa karna bukan milik kita tapi milik Allah
Tinggal sehelai kain kafan yang dililitkan ditubuh kita
Bayangkanlah apabila tubuh ini sudah kaku,wajah ini sudah beku
Kain kafan sudah mulai dibungkus
Bersyukur kalau kita ada yang mengurus
Bayangkanlah bila tubuh kita sudah terbukur kaku bersyukur bila ada yang menyolatkan kita
Istri, suami, anak anak kita hanya bisa menangis disekitar kita
Kita akan diusung ke kamar kita yang baru, yaitu ke liang lahat
Wajah kita akan dibuka untuk menyentuh tanah dan papan akan ditutup disekitar kita
Pelan pelan orang yang kita cintai akan menaburkan tanah sehingga semakin gelap, semakin kini sendiri
Tanah semakin penuh, semakin jauh dari mereka
Mungkinkah nanti anak anak kita yang menaburkan tanah, sahabat sahabat kita
Inilah pertemuan terakhir dengan mereka
Tinggallah kita sendiri di liang lahat, mereka semua akan pulang
Belatung, cacing sudah mulai mengunyah tubuh kita
Tapi yang menjadi masalah ketika mulai datang malaikat kubur,
Mungkin pertanyaannya: "wahai mahluk malang berpuluh puluh tahun engkau hidup di dunia "
Betapa banyaknya engkau menghianati Allah yang selalu menjamumu
Betapa banyak nikmatnya dan kau balas dengan penghianatan
Mungkin saat itu dinding kubur mulai menghimpit tubuh
Sebetulnya sholat kita akan membela tetapi sholat kita terlalu lemah, karena tidak pernah khusu
Mungkin sedekah kita akan membela tapi sedekah kita terlalu lemah karena kita terlampau kikir
Mungkin saum kita akan menolong tapi saum kita hanya saum perut, mata tidak pernah saum, mulut tidak
pernah saum, hanya bisa menyakiti orang lain
Mungkin haji kita akan menolong tapi haji kita haji mardun, yang tertolak karena niatnya tidak benar
Tinggallah kita menderita, paling hanya doa anak dan keluarga kita yang kita tunggu tunggu, tapi bagaimana ?
Mereka tidak bisa berdoa karna kita tidak pernah mengajarkan mengenal Allah dengan baik
Tahukah saudaraku, siksa kubur terhenti apabila anak kita berdoa atau orang yang Allah titipkan
Doa tersebut bagai cahaya yang masuk sehingga kubur kita menjadi terang benerang
Berbahagialah bagi orang orang yang cukup bekal, kubur akan menjadi salah satu kenikmatan
Sholatnya menjadi cahaya terang benerang ,
sedekahnya menjadi ganjaran,
wakafnya menjadi pahala yang tak pernah putus,
orang orang yang ditolong akan selalu mendoakan, ilmu yang diajarkan akan mengalir tiga ganjaran
Wahai saudaraku, kenapa kita selalu mengganggap kematian itu keliatannya adalah untuk orang lain, padahal kita pasti mati
Setiap perbuatan kita di dunia akan dihitung lengkap, apakah kebaikan, keburukan yang lebih banyak
Wahai Allah, Engkaulah yang maha tahu kapan ajal akan menjemput kami
Kain kafan mana yang akan dililitkan di tubuh ini,
Juga liang lahat mana yang kami akan huni
Wahai Allah ijinkanlah kami memiliki sisa umur yang benar, ampunilah andaikata selama ini kami menghianatimu
Jadikan harta yang engkau titipkan benar benar dapat menjadi cahaya dalam kubur kami kelak
Jadikanlah sholat sholat kami menjadi pendamping kami ya Allah
ORANG TUAKU ....
Kita tidak tahu akan berapa lama lagi kita bisa menatap wajah ibu bapak kita
Andaikata ibu bapak kita sudah terbungkus kafan
Tidak ada lagi wajah yang bisa ditatap
Tidak ada lagi tangan yang bisa kita cium
Tidak ada lagi oleh oleh yang bisa kita bawakan
Tidak ada lagi sapaan yang bisa kita tunggu
Tidak ada lagi doanya untuk kita
Andai ibu bapak kita sudah berada di liang lahat maka tidak pernah lagi kita melihat lagi mereka dirumah
Andai tanah sudah menimbun jasadnya
Jangan sia siakan ibu bapak kita
Sampai kapanlah kita akan melukai hatinya,
seburuk apapun keadaannya darah dagingnya melekat pada tubuh kita
Solehkanlah yang orang tuanya yang belum soleh
Muliakan yang orang tuanya terhina
Saudaraku kenanglah kebaikan orang tua kita
Dimana gerangan di akhirat keluarga kita berkumpul, adik, kakak, apakah kita kan kumpul di surga
berjumpa dengan Rosul Allah atau cerai berai di neraka
Ya Allah utuhkan keluarga kami di dunia ini mulia, utuhkanlah keluarga kami di surgaMu mulia
Ya Allah karuniakan kepada kami hati yang penuh cinta, cinta kepadamu ya Allah, dan golongkanlah
hati ini menjadi hati yang selalu rindu ingin berjumpa dengan Mu
DOAKU ....
Ya Allah kami mohon berikanlah hari ini menjadi hari ampunan bagi segala dosa dosa kami,
Ampun ya Allah..., Ampunilah kami ya Allah ...
Ampuni sekelam apapun masa lalu kami,
Hapuskanlah segala kotornya aib aib kami
Ampuni apabila kami sering tidak ridho dengan takdir Mu ya Allah
Ampuni segala kezaliman kami, terhadap orang tua kami
Ya Allah, selamatkan orang tua kami, jadikan tetesan keringatnya,
Air matanya, darahnya jadi jalan
Kemuliaan bagi dunia dan akhirat
Sayangi ibu bapak kami ya Allah....
Golongkan kami menjadi anak yang tahu balas budi
Lapangkan kuburnya ya Allah 3x, ringankan hisabnya, Amin
KESIMPULAN
Saudaraku, sebaik baiknya manusia adalah manusia yang selalu ingat mati
dan paling mempersiapkan diri kita untuk mati dan
selalu berfikir hari ini adalah hari yang terakhir kita
Luruskan niat dan berbuatlah yang terbaik setiap saat,
jangan pernah sia siakan satu kejadianpun kecuali
harus membawa manfaat bagi dunia dan akhirat
Ya Allah berikan kesempatan untuk memberikan
yang terbaik dalam hidup ini berguna bagi dunia
dan bermanfaat bagi akhirat
Kita songsong malaikat maut dengan amalan yang utama
Selamat berjuang saudaraku sekalian untuk mengarungi sisa umur ini
Semoga kita diberi kesempatan untuk mempersembahkan yang terbaik dan
kita berjumpa dihadapan Allah kelak di Surga amin ya robbal alamin,
hidup untuk mempersembahkan yang terbaik berguna untuk dunia &
bermanfaat bagi akhirat, Selamat berjuang ....
Isnin, 13 Disember 2010
Hadis pilihan

sudah lama tidak menulis di blog ini. Asyik sibuk dengan tesis, tiba-tiba perasaan mendesak untuk menulis..
bila hati dah terdetik mula rasa macam-macam la yang tercampak di fikiran ni, antaranya teringat pesan naqibah,jangan sampai berhenti menulis penulisan dakwah di alam maya, disini tak ada apa yang nak di kongsikan hanya sekadar mengajak sahabat-sahabat semua renungkan sebuah hadis ini
Rasul kita tecinta, Muhammad SAW, bersabda :
“Tali perisai Islam akan terlepas satu persatu. Ketika satu tali terlepas, orang-orang akan menahan tali-tali lain yang tersisa. Tali yang pertama kali lepas adalah Syariat dan yang terakhir adalah shalat.” (Musnad Imam Ahmad)
Saat ini beban kerja untuk menegakkan khilafah dan menerapkan syariat berada di atas pundak (leher) seluruh muslim. Ia adalah wajib (Fardu) yang paling tinggi yang memerluka upaya dan pengorbanan yang tinggi.Jika kita mengabaikan kewajiban ini, maka kita akan mendapatkan kemarahan dan murka dari Allah SWT.hadis di atas juga membawa saya tefikir ketika duduk berbicang sesama beberapa orang sahabat, tentang pemimpin di negara kita. antara yang disentuh adalah tentang hukum Allah yang tak di laksanakan di negara islam. siapakah yang patut di persalahkan jika satu tali terlepas dari genggaman umat islam?
Jika ke dua-dua tali itu terlepas,Hari itu adalah hari malapetaka yang besar ketika cahaya Islam dipadamkan dan penerapannya dihapus dari kehidupan kita, meninggalkan ummat ini lemah dan tak berdaya melawan serangan gencar kaum kuffar. Ia adalah hari dimana umat Muslim kehilangan perlindungannya yang darinya ia bertahan, melindungi, dan menyebarkan Dienullah (Islam).
Wasalam..
P/s dialu-alukan jika sesiapa ada pandangan
barakallahu fik
Khamis, 25 November 2010
Teman Hidup Ketika belajar
Dengan nama Allah yang menciptakan manusia itu secara berpasang-pasangan.
Selawat dan doa dipanjatkan buat Muhammad bin Abdullah insan yang kita sedang pelajari dan amalkan hadis-hadisnya.
Bergelar sebagai pelajar tahun akhir ini, ada 1 soalan yang sering kali diterjah pada saya.
Bila nak kahwin?
Kalau ada yang lamar itu , kahwin je lah. Tak payah tunggu sampai habis belajar.
Bercakap untuk berkahwin memang mudah tapi adakah diri sudah benar-benar bersedia untuk menjalankan tanggungjawab.
Untuk syabab , bersediakah untuk menjaga amanah yang Allah berikan? Untuk akhwat , bersediakah untuk menyenangkan hati suami?
Memandangkan ramai sangat yang bertanya mengenai isu yang sentiasa panas zaman berzaman ini, dengan rendah hatinya ingin saya kongsikan sesuatu.
Isu perkahwinan sentiasa mendapat tempat dalam list cerita-cerita untuk dibualkan oleh para pelajar. Tidak terkecuali lelaki mahupun wanita.
Teringatkan saya reaksi teman-teman yang pelbagai apabila isu ini dibincangkan. Memang fitrah insan normal begitu saya kira, semoga semua tidak leka dan sentiasa berhati-hati agar tidak termasuk ke kawasan larangan yang tidak sepatutnya.
Pembinaan masjid yang utuh pastinya menjadi idaman semua. Sekadar sedikit muhasabah untuk kita semua sebelum berangan-angan lebih jauh ke hadapan. Salah satu tujuan perkahwinan adalah untuk melahirkan zuriat-zuriat yang soleh dan musleh juga. InsyaAllah! Memperbanyak umat nabi yang benar-benar bertaqwa dan melahirkan lebih ramai individu muslim yang menerima tarbiyah islami sejak kecil lagi.
Jika kalian menyingkap kisah isteri Imran yang disebut di dalam Al-Quran, itulah contoh isteri dan ibu yang terbaik dari Al-Quran. Semangat isteri Imran yang disebutkan didalam Al-Quran itu wajar dijadikan idola, panduan dan ikutan semua wanita akhir zaman.
Berdasarkan ayat 35-36 surah al-imran.
"(Ingatlah) ketika isteri Imran berkata "Ya tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepada-Mu, apa (janin) yang dalam kandunganku (kelak) menjadi hamba yang mengabdi kepadamu, maka terimalah nazar dariku. Sungguh engkaulah maha mendengar, maha mengetahui"
Maka ketika melahirkannya, dia berkata, "Ya tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan" Padahal Allah lebih tau apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. "Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindunganMu untuknya dan anak cucunya dari syaitan yang terkutuk"
Lihatlah bagaimana hebatnya isteri Imran, seorang wanita yang sangat suci sengaja diceritakan di dalam al-Quran telah bernazar kepada Allah untuk mengorbankan atau menginfaqkan anaknya yang masih dalam kandungannya di jalan Allah. Dia dengan tulus sucinya benar-benar menyerahkan masa hadapan anaknya supaya berjihad mengabdikan diri padaNya.
Secara fitrahnya, pastilah ibu yang telah bersusah payah mengandungkan anaknya ke hulu hilir selama 9 bulan mengharapkan anaknya kelak berbakti kepada dirinya sekurang-kurangnya.
Namun ibu Maryam ikhlas, beliau berniat melahirkan anak untuk dikorbankan sebagai seorang syahid di jalanNya. Benar-benar hebat dan suci, inilah semangat yang kita inginkan.
Dari isteri Imran lahirlah Maryam, antara wanita paling hebat dalam sejarah. Darinya pula lahirlah nabi Isa a.s, utusan Allah yang suci, seorang hamba yang mengabdikan diri kepada Allah semata2.
Kita mengharapkan anak yang soleh dan musleh hasil perkahwinan yang dibina. Persoalannya adakah kita sudah bersedia menjadi ibu seperti isteri Imran dan Maryam?
Wahai teman-teman [untuk diri sendiri khasnya] sekiranya kau mengimpikan anak seperti imam syafie... ibunya perlu hebat lagi
Dirimu perlulah dilengkapi dengan sekurangkurangnya 30 juzuk Al-Quran didada. Apatah lagi ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu tajwid untuk diajarkan kepada anak-anak nanti. Ibadah malam yang terjaga sebagai bekalan kekuatan dan hati yang penuh kasih sayang serta sifat sanggup berkorban.
Macamana ingin berkahwin kalau membaca Al-Quran masih merangkak-rangkak lagi?
Macamana ingin berkahwin kalau tak sanggup berkorban lagi?
Macamana ingin berkahwin kalau masih kurang menjaga ibadah lagi?
Bimbang tak mampu melahirkan anak-anak umat nabi Muhammad yang terbaik. Bimbang tak mampu melahirkan anak-anak yang berjihad mengabdikan diri di jalanNya.
"Ya Allah, kurniakanlah kami anak dan keturunan yang soleh sebagai penyejuk mata"
Pra Perkahwinan
Buat teman-teman, anggaplah kehidupan harian kita bersama teman-teman serumah kini sebagai pra-perkahwinan, latihan sebelum benar-benar memikul tanggungjawab yang asli.
Latih diri untuk sentiasa bermanis muka dengan teman-teman walau sepenat mana kita.
Latih diri untuk menjaga rahsia dan cerita teman-teman dan cuba menyelesaikan masalah sesama sendiri.
Latih diri untuk sanggup berkorban, banyak bersabar dan tidak banyak berkira sesama teman-teman.
Dan latihlah diri dengan macam-macam lagi.
Untuk syabab, sekiranya kalian telah benar-benar mampu dan bersedia, bernikahlah. Pilihlah jodoh yang terbaik yang diberikan Allah untuk kalian. Terima seadanya. Utamakan diri kalian dalam soal memilih jodoh yang terbaik.
Untuk akhwat sekalian, dan sekiranya telah sampai masanya , kalian dilamar, dan telah dibukakan laluannya untuk kalian bernikah, silalah bernikah. Allah sentiasa bersamamu.
Semoga Allah memberi kekuatan kepada kita semua. Dan semoga teman-teman akan memperoleh teman untuk ke syurga yang terbaik untuk kalian.
"Dari Allah, Kepada Allah"
www.iluvislam.com